Friday, 27 January 2017 03:23

Pelatihan k3 - Alat Perlindungan untuk Kepala

Written by 
Rate this item
(0 votes)

Pelatihan K3 - Alat Perlindungan untuk Kepala

Oleh HSP,

(Dituliskan oleh: Ismail. A di tulis kembali oleh DeltaIndo)

 

Pada banyak kasus perlindungan terhadap kepala pekerja merupakan hal yang sangat krusial/penting, disebabkan cidera kepala bisa mengakibatkan hal yang fatal untuk pekerja. Peralatan pelindung kepala dikenal dengan sebutan helm yaitu sebuah pengaman yang terbuat dari bahan yang tahan terhadap benturan yang keras sehingga dia akan mampu melindungi kepala terhadap cidera apabila terjadi benturan yang keras atau terkena benda tajam, helm pengaman bisa juga melindungi pekerja dari sengatan listrik. Helm harus dipakai oleh pekerja pada saat:

  • Terdapat sebuah potensi terhadap benda jatuh yang bisa  mengenai kepala.
  • Adanya potensi oleh benturan dengan benda yang  keras baik yang diam maupun bergerak.
  • Adanya potensi kepala terkena sengatan listrik.

Ada banyak contoh pekerjaan yang sangat membutuhkan helm untuk pengaman, adalah pekerja pada konstruksi, pekerja dibidang listrik, pekerja sebagai pemotong kayu, pekerja las, pekerja pemasangan pipa dan lain-lain. Pada umumnya alat pelindung kepala (helm keselamatan) wajib memenuhi kriteria berikut ini:

  • Harus Tahan terhadap penetrasi/tekanan atau tusukan dari benda.
  • Harus dapat menngurangi kejutan pukulan.
  • Harus Kedap terhadap air dan tidak mudah terbakar.
  • Mempunyai intruski penggunaan yang jelas dan mempunyai sistem perubah atau penggantian suspensi dan ikat kepala.

OSHA memberikan rekomendasi untuk menggunakan sebuah helem pengaman yang harus memenuhi standar ANSI Z89.1-1986.

Baca Juga : Pelatihan K3 umum

Macam macam Helm Pengaman

Ada beberapa macam helm pengaman yang ada dipasaran. Selain harus memilih helm pengaman yang memenuhi standar ANSI, sebaiknya kita harus memastikan memilih jenis helm yang tepat untuk melindungi kepala pekerja dari berbagai jenis bahaya yang ada ditempat kerjanya masing-masing sesuai dengan analisis terhadap bahaya yang sudah dilakukan. Secara umum helem pengaman pada dunia industri dibagi menjadi tiga(3) kategori, yaitu:

  • Kelas A

Harus bisa memberikan perlindungan terhadap benturan benda yang jatuh dan penetrasi terhadap benda keras serta perlindungan pekerja terhadap sengatan listrik hingga 2,200 volt.

  • Kelas B

Bisa memberikan perlindungan terhadap benturan benda yang jatuh dan penetrasi terhadap benda keras serta perlindungan pekerja terhadap sengatan listrik hingga 20,000 volt.

  • Kelas C

Harus bisa Memberikan perlindungan terhadap benturan benda yang jatuh, ringan dan nyaman akan tetapi tidak bisa memberikan perlindungan pekerja  terhadap sengatan listrik.

Ada beberapa jenis lain selain dari tiga kategori diatas yang ada dipasaran yang biasa dikenal dengan “bumb hat”. Jenis yang seperti ini biasanya dirancang untuk daerah kerja yang rendah sehingga lebih mudah terbentur atau tergores dan tidak didesain untuk sebuah benturan benda jatuh, sebab itu tidak memenuhi standar ANSI.

Ada hal lain yang bisa menjadi sebuah pertimbangan di dalam memilih sebuah helm pelindung, yaitu ukuran dan kemudahan dalam perawatannya. Ukuran helm yang terlalu besar atau kecil kurang bisa memberikan perlindungan yang maksimal terhadap kepala. Disamping ketidaknyamannya pada saat dipakai. Helm pengaman sebaiknya harus pas untuk kepala pemakainya/pekerja. Biasanya akan selalu ada beberapa ukuran yang akan dilengkapi dengan sebuah sistem perubah sehingga bisa disesuaikan dengan ukuran kepala sipemakai. Beberapa jenis helm biasanya dilengkapi dengan sebuah asesories yang berguna untuk kompatibilitas dengan APD lain, misalkan slot untuk penutup telinga, kacamata pengaman, pelindung wajah dan lampu senter. Semua asesories yang ditambahkan tidak boleh mengurangi fungsi atau mempengaruhi fungsi perlindungan terhadap kepala dari helm itu.

Sebuah helm pengaman itu harus selalu dibersihkan secara berkala supaya lebih terawat dan lebih tahan lama. Akan lebih baik selalu melakukan pengecekan terhadap tali pengikat, cek sistem suspensinya, dan bagian atas topi guna memastikan tidak ada satupun keretakan atau sebuah lobangpun dan kerusakan sedikit lainnya yang bisa membahayakan si pemakai. Ada beberapa jenis pembersih organik yang dapat merusak atau menurunkan daya tahan helm, dan akan sangat disarankan untuk selelu berkonsultasi dengan pemasok helm tentang tatacara atau aturanpemakaian pembersihan dan perawatan sebuah helem.

SEMOGA BERMANFAAT

HSP

 

Read 541 times Last modified on Sunday, 29 January 2017 00:14
01 / 02
02 / 02

seo checker

Visitors Counter

347294
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
253
445
4661
339234
10248
22426
347294

Surabaya

Ruko Pakuwon Town Square AA/2.25, Surabaya

Semarang

Jl. Mugas Dalam IX,  no. 8  Semarang

Bekasi

Suncity Square H - 20, Jl. M Hasibuan, Marga Jaya, Bekasi Sel., Kota Bks, Jawa Barat 17141

Telp : ( 021 ) 888 69 010, 888 69 021

Fax   : ( 021 ) 888 68 969

JoomShaper